Fenomena Klinik Tong Fang

Dulu kakak saya tomboy seperti Olga Lydia. Tapi sejak berobat ke klinik Tong Fang, kini kakak saya gemulai seperti Olga Syahputra. Terimakasih Tong Fang.
Anda merasa familiar dengan redaksional paragraf di atas? Itu pasti karena Anda pernah atau bahkan mungkin sering menonton iklan sejenis di televisi. Tapi jika kalimatnya terasa janggal jangan heran, karena paragraf tadi saya kutip dari tulisan lucu-lucuan di Facebook. Tulisan-tulisan yang merupakan pelesetan dari testimonial ala Tong Fang ini memang sedang menjadi trend di internet. Bahkan ada yang bikin page facebook khusus seperti di sini misalnya.

Saya tidak tahu apakah iklan klinik pengobatan itu masih ditayangkan di TV atau tidak, karena kalau tidak salah ada rambu-rambu KPI yang dilanggar. Namun terlepas dari soal pelanggaran, iklan tersebut mendapat perhatian yang cukup besar dari masyarakat. Mungkin bukan karena iklan tersebut bagus seperti iklan produk makanan versi Afika misalnya, melainkan justru karena iklan tersebut terkesan polos, lugu, atau mungkin juga menyebalkan bagi sebagian orang.


Saya jadi teringat sebuah pepatah 'mbeling' yang bunyinya: kalau mau cepet terkenal, bikinlah sesuatu yang sangat bagus, atau yang sangat jelek sekalian. Artinya jangan tanggung-tanggung, kalau mau bagus, bikin yang super bagus. Kalau tidak mampu, bikinlah yang super jelek. Dijamin, pasti terkenal.

Kenapa demikian? Saya tidak tahu persis penyebabnya. Tapi pengalaman empiris pribadi menunjukkan, saking sebalnya saya dengan sebuah lagu yang jelek, sering secara tidak sadar malah bersenandung lagu yang saya benci. Dan saya yakin ini berlaku juga untuk iklan yang 'menyebalkan'. Paling tidak, yang bisa menyita perhatian orang adalah sesuatu yang luar biasa bagus dan juga sesuatu yang sangat jelek.

Maka jangan heran kalau iklan klinik Tong Fang tiba-tiba saja menjadi buah bibir, baik di dalam pergaulan sehari-hari maupun di media pertemanan sosial semacam facebook dan twitter. Ketika saya iseng mengetikkan kata 'tong fang' di mesin pencari Google, hasilnya menampilkan 22,600,000 halaman. Sementara keyword 'tong fang lucu' menampilkan 153,000 hasil, dan keyword 'parodi tong fang' memunculkan 228,000 hasil.


Lucunya, page facebook resmi klinik Tong Fang juga tidak luput dari keisengan orang. Di halaman ini orang memposting berbagai pelesetan yang lucu-lucu. Sayangnya ketika saya balik lagi ke halaman tersebut, semua parodinya sudah dibersihkan oleh pemiliknya. Meski - diakui atau tidak - yang bersangkutan sesungguhnya diuntungkan, tapi lama-lama mungkin ia risih juga. Padahal tanpa harus bersusah payah membuat iklan baru lagi, fenomena klinik Tong Fang ini telah menjadi iklan gratis yang dahsyat secara otomatis.

Terimakasih Tong Fang :)